perbedaan antara pengawas dan pengawasan
·
Pengawas adalah
seseorang yang dipilih, dipercaya untuk melakukan aktifitas pengawasan seperti mengontrol ,menjaga , memperhatikan , menilai ,memeriksa , mengawasi
sesuatu agar tidak terjadi kesalahan atau hal yang tidak diinginkan.
Sedangkan,
Pengawasan adalah suatu bentuk
sifat mengawasi aktifitas pekerjaan atau perlakuan terhadap apa yang sedang
dilakukan untuk menghasilkan tujuan dan keinginan yang dicapai. Seperti contoh
yang biasa dilakukan oleh pimpinan mengawasi karyawan dalam pekerjaan.
Pengawasan tidak hanya mengawasi pekerjaan atau tindakan kepada suatu masalah
namun segala hal lingkup yang ada didalam suatu perusahaan. Melalui
pengawasan diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan yang telah
ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan
efisien. Bahkan, melalui pengawasan tercipta suatu aktivitas yang berkaitan
erat dengan penentuan atau evaluasi mengenai sejauhmana pelaksanaan kerja sudah
dilaksanakan
Syarat – syarat seorang
pengawas
·
Syarat- syarat pengawas
:
i.
Harus mengetahui
lingkungan kerjanya , artinya mengenal tempat dan orang-orang disekitarnya
dengan baik.
ii.
Harus mengetahui sumber
daya bawahannya , artinya tau akan kemampuan bawahan sehingga mampu menempatkan
bawahan sesuai keahlian masing-masing.
iii.
Menjadi teladan dan
pembimbing yang handal bagi bawahannya, artinya mampu menjadi seorang peminmpin
yang patut dicontoh sehingga akan disegani.
iv.
Mampu berfikir secara
efektif, efisien, kreatif, produktif , artinya seorang pengawas hendaknya mampu
menghasilkan keputusan yang tepat didalam suatu organisasi.
v.
Bisa menghormati dan
menghargai, artinya seorang pengawas harus mempunyai sifat bijaksana dan tidak
suka meremehkan bawahan nya.
vi.
Memiliki skill
komunikasi yang bagus , artinya jika komunikasi yang dilakuka pengawas
dilakukan dengan baik maka antara bawahan dan pemimpin akan terjalin
keharmoniosan.
vii.
Mempunyai sikap sabar ,
tenang , dan bisa mengendalikan emosi harus dimiliki pengawas disetiap situasi dalam
memecahkan masalah yang akan dihadapi
viii.
Harus mengetahui alur kerja,
mempunyai skill analisis yang bagus.